Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Agustus 2016

Jarum



Bolehkah aku meminjam jarum yang tertancap dikerudungmu
Yang terpasang rapi nan indah
Hanya untuk membunuh rasa yang semakin bersemi
Ku tak ingin ini terjadi
Terus berlanjut hingga hati ini terluka
Tahukah kamu kalau aku sering memikirkanmu
Bahkan terkadang aku lupa dengan diriku
Dengan kesedihan dan kebahagiaanku
Bukankah aku pernah berkata
Dedaunan tak pernah berserakan ditanah
Kalau tak ada angin yang menerpa
Begitu pula aku
Tak kan pernah berhenti memikirkanmu
Sampai pada akhirnya
Kau jualah yang membunuhku
Haruskah, kalau iya. Bunuhlah aku dengan jarum itu.

Minggu, 07 Juni 2015

Secangkir Teh



Bukankah aku pernah mengajakmu
Menyedu secangkir teh hangat dipagi hari
Masihkah kau ingat itu
Atau, jangan-jangan kau telah lupa
Atau jua kau berpura-pura lupa
Aku tak pernah tahu tapi kuingat selalu
Waktu itu, rasa tak ada lagi kegelisahan
Keinginan telah terobati dengan kebersamaan
Meski hanya sekejap mata
Namun mampu memberi warna hidup yang sementara
Dan kutak ingin meminta waktumu lagi
Karena ku tahu kau tak kan bisa
Biarlah hanya secangkir teh hangat
Yang dapat kuingat darimu
Pernah melukis indah dalam hidupku
Kebersamaan yang takkan pernah terlupakan